Debian Handbook




SudoSudo adalah program yang merupakan solusi yang memungkinkan pengguna tertentu melakukan eksekusi tertentu sehingga mencegah beberapa administrator yang bekerja pada jaringan yang sama dari penyalahgunaan anonimitas akibat berbagi password root.
Root adalah superuser yang ada pada Unix. Super user ini dapat melakukan apapun terhadap sistem. Melakukan sesuatu dengan root dapat menjadi berbahaya karena akan merusak system apabila melakukan kesalahan. Sebaiknya menggunakan akun biasa namun menggunakan akun root jika memang sangat diperlukan. Oleh karena itu sudo diciptakan agar akun biasa dapat menjalankan perintah yang membutuhkan akses dari akun root tanpa harus login lagi dengan akun root. Sudo juga mencatat setiap perintah yang dijalankan dengan menggunakan sudo dan menyimpannya di file /var/log/auth.log. Ini memudahkan untuk melakukan track back suatu saat nanti.

Debian File SystemUntuk mengorganisasi file-file pada device diperlukan suatu metode yang disebut dengan filesystem. Sistem Debian diatur di sepanjang Filesystem Hierarchy Standard (FHS). Standar ini mendefinisikan tujuan masing-masing direktori. Misalnya, direktori tingkat atas digambarkan sebagai berikut:
• / bin /: program dasar;• / boot /: Kernel Linux dan file lainnya yang dibutuhkan untuk proses booting awal;• / dev /: file perangkat;• / etc /: file konfigurasi;• / home /: file pribadi pengguna;• / lib /: perpustakaan dasar;• / media / *: mount point untuk perangkat removable (CD-ROM, USB key dan sebagainya);• / mnt /: titik mount sementara;• / opt /: aplikasi tambahan yang disediakan oleh pihak ketiga;• / root /: file pribadi administrator (root);• / run /: data runtime volatile yang tidak bertahan di reboot (belum termasuk dalam FHS);
• / sbin /: program sistem;• / srv /: data yang digunakan oleh server yang di-host pada sistem ini;• / tmp /: file sementara; direktori ini sering dikosongkan saat boot;• / usr /: aplikasi; Direktori ini dibagi lagi menjadi bin, sbin, lib (menurut logika yang sama seperti di root directory). Selanjutnya, / usr / share / berisi architectureindependent
data. / usr / local / dimaksudkan untuk digunakan oleh administrator untuk menginstalaplikasi secara manual tanpa menimpa file yang ditangani oleh sistem pengemasan (dpkg).• / var /: data variabel ditangani oleh daemon. Ini termasuk file log, antrian, spul, cachedan seterusnya.• / proc / dan / sys / khusus untuk kernel Linux (dan bukan bagian dari FHS). Mereka digunakan oleh kernel untuk mengekspor data ke ruang pengguna

SystemdSystemd adalah system dan service manager untuk Linux. Ini adalah sistem init default untuk Debian sejak adanya DebianJessie. Salah satu tujuan utama dari proyek systemd adalah penyatuan konfigurasi dasar Linux dan perilaku layanan di semua distribusi Linux.Systemd berfungsi sebagai :·         Menyediakan kemampuan paralelisasi yang agresif
·         Menggunakan aktivasi soket dan D-Bus untuk memulai layanan
·         Menawarkan on-demand mulai dari daemon
·         Mengimplementasikan logika kontrol layanan berbasis ketergantungan transaksional
·         Proses trek menggunakan cgroup Linux
·         Mendukung snapshotting dan pemulihan
·         Pertahankan titik mount dan automount
·         Systemd berjalan sebagai daemon dengan PID 1.
Tugas sistemd diatur sebagai unit. Unit yang paling umum adalah layanan (.service), mount point (.mount), perangkat (.device), soket (.socket), atau timer (.timer). Misalnya, memulai daemon shell aman dilakukan oleh unit ssh.service.

Openssh-ServerSSH adalah protokol jaringan yang memungkinkan proses pertukaran data antara dua perangkat jaringan dan umumnya digunakan untuk bisa mengakses akun shell di komputer remote. SSH adalah pengganti telnet dan aplikasi remote shell lainnya. Pada proses pengiriman data melalui ssh lebih aman karena data yang dilewatkan ke jaringan sudah dienkripsi, sehingga bisa memberikan jaminan keamanan ataupun jaminan integritas data.OpenSSH adalah satu aplikasi komputer yang mendukung komunikasi terenkripsi pada jaringan komputer menggunakan protokol ssh. Awalnya aplikasi ini dikembangkan sebagai aplikasi open source. Debian menggunakan openSSH, versi gratis yang dikelola oleh proyek OpenBSD. OpenSSH dibagi menjadi dua paket: bagian klien ada dalam paket openssh-client, dan server yang ada dalam paket openssh-server

No comments:

Post a Comment